738722_06570308042015_prijantoPortal Infokom – Tidak mungkin administrasi yang baik akan dinilai buruk. Begitulah kira-kira komentar dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto yang disampaikan kepada redaksi melalui hubungan selular.

Tanggapan Prijanto tersebut terkait dengan protes Gubernur Ahok yang tidak terima opini BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang memberi penilaian kedua kalinya berturut-turut dengan predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian).

Karena menurut Purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal ini, Prijanto masih percaya bahwa BPK RI sebagai Lembaga Tinggi Negara dalam menjalankan tugasnya selalu bisa dipertanggungjawabkan, yang sudah diatur oleh undang-undang.

“Tidak mungkin administrasi baik kok dinilai buruk. Justru sesungguhnya administrasi sangat jelek tetapi karena rasa sungkan atau lain hal, bisa jadi nilai sedikit dinaikkan, untuk memberi muka agar ada spirit untuk memperbaiki lebih lanjut”.

Dan menurutnya bahwa tertib administrasi, apalagi dalam konteks birokrasi pemerintahan adalah sangat tergantung bagaimana pimpinan yang menangani. Karena di masa pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo walaupun pernah mendapat predikat disclaimer, tetapi ada upaya untuk lakukan perbaikan hingga akhirnya mendapat predikat WTP. Dan kalau sekarang Pemprov DKI mendapat predikat WDP, tentu itu tidak terlepas dari hasil kinerja yang menurun.

“Ada axioma dalam kepemimpinan, bahwa organisasi yang efektif itu karena adanya kepemimpinan yang efektif. Dalam tentara sering kita dengar, tidak ada prajurit yang salah, tetapi komandannya yang salah”, demikian tegas Prijanto. (NF)

http://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2015/07/738722_06570308042015_prijanto.jpghttp://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2015/07/738722_06570308042015_prijanto-150x150.jpgAdminBeritaMetropolitanahok,bpk ri,dki jakarta,gubernur dki jakarta,prijanto,prijanto soemantri,wdpPortal Infokom - Tidak mungkin administrasi yang baik akan dinilai buruk. Begitulah kira-kira komentar dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto yang disampaikan kepada redaksi melalui hubungan selular. Tanggapan Prijanto tersebut terkait dengan protes Gubernur Ahok yang tidak terima opini BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang memberi penilaian kedua kalinya berturut-turut...Bersatu Berkarya Bersama