bumdes-ponggok3Bimtek, Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan kapitalisasi sumber daya desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Harapan Menteri Desa dan PDTT melalui Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ahmad Erani Yustika mengatakan, pendirian BUMDes memiliki alasan yuridis formal sesuai  amanat dari Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014.

Karena BUMDes diharapkan dapat menjadi solusi bagi desa untuk menumbuhkan geliat ekonomi perdesaan, sehingga mampu keluar dari permasalahan yang selalu dialami oleh masyarakat desa, petani, pedagang, dan atau nelayan serta yang lainnya, seperti contohnya sering gagal panen dan sulitnya mendapatkan permodalan untuk usaha bagi petani, nelayan, pekerja dan pelaku usaha lainnya.

Dengan keberhasilan BUMDes dalam menciptakan dan menumbuhkan geliat ekonomi desa maka akan berdampak positif terhadap peningkatan kebutuhan lembaga keuangan mikro sebagai akses permodalan. Untuk itu, BUMDes dan BUMADes (BUMDes antar Desa) di kawasan perdesaan dapat dimanfaatkan untuk menjadi salah satu unit usaha, yang memberikan permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku usaha di desa.

Hal tersebut tertuang juga dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 23, yakni salah satu jenis usaha BUMDes adalah Bisnis Keuangan (Financial Business) yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa. Misalnya memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah bagi masyarakat desa. Karena Saat ekonomi di desa sudah mulai tumbuh, masyarakat akan mulai berpikir bagaimana menyimpan uangnya sebagai salah satu upaya investasi, serta mengajukan pinjaman sebagai modal usaha. Sehingga akan terjadi perputaran uang yang pesat di desa, dan secara otomatis akan meningkatkan pertumbuhan dan pendapatan ekonomi masyarakat desa. Desa Maju, Negara Kuat!

Sehubungan dengan hal tersebut, maka Lembaga Perencanaan & Pembangunan Nasional – BINA BANGUN BANGSA dengan dukungan dari Kemendesa PDTT dan Kemendagri serta Kementerian lainnya, dengan ini mengundang Bapak/Ibu untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Nasional yang diselenggarakan dengan topik : “BIMTEK TATA CARA PENDIRIAN DAN PENGELOLAAN SERTA PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes)”.


Tempat Pelaksanaan kegiatan di Jakarta


Biaya Kontribusi / Investasi per peserta : 

  • @ Rp. 3.000.000,- /Orang (Paket tanpa menginap/akomodasi hotel)
  • @ Rp. 4.000.000,- /Orang (Paket dengan menginap/akomodasi hotel, 3 malam )

Peserta mendapatkan :

  • Sertifikat, Soft Copy Materi, Bimtek Kit (materi, ballpoint, block note, tas/map holder)
  • Konsumsi dan snack/coffee break selama bimtek berlangsung
  • Free layanan wi-fi di ruang kelas

Kami juga melayani permintaan kegiatan bimtek di luar kota/daerah dengan biaya, waktu dan tempat serta materi yang dapat disesuaikan berdasarkan permintaan.


Untuk Informasi pendaftaran dan jadwal kegiatan, dapat menghubungi kami di :
Hp / WA : 081298304927, 082310561001


https://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2016/11/BUMDes-Ponggok3-1024x683.jpghttps://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2016/11/BUMDes-Ponggok3-150x150.jpgAdminBimtekBimtek DesaDiklatBimtek,bimtek bumdes,bimtek desa,bumdes,Diklat,kemendagri,kemendesa PDTT,Pemerintahan DesaBimtek, Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan kapitalisasi sumber daya desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Harapan Menteri Desa dan PDTT melalui Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ahmad Erani Yustika mengatakan, pendirian BUMDes memiliki alasan yuridis formal sesuai...Bersatu Berkarya Bersama