Jokowi - JKPortal Infokom – Fakta bahwa dari 10 orang yang ditanya secara acak, ternyata kesemuanya menyatakan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintah Jokowi-JK, yang memang baru berjalan kisaran 6 bulan ini.

Adapun alasannya beragam, walaupun intinya adalah rakyat sangat kecewa lantaran banyak janji-janji dari pasangan presiden dan wapres terpilih Jokowi – JK yang tidak ditepati, malah banyak kebijakan pemerintah yang bahkan membuat kondisi rakyat semakin susah dan tak menentu. Belum lagi kondisi penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang ternyata cuman suatu “dagelan” saja, yang parahnya malah dijadikan sebagai alat transaksi politik bagi para mafia dan koruptor untuk kompromi semata, sehingga hilang sudah kepercayaan rakyat terhadap pemerintah akan hal ini.

Mungkin rakyat baru sadar bahwa ternyata selama ini rakyat hanyalah “korban permainan” dari mega desain atau marketing yang mampu memoles seseorang yang sebenarnya hanya biasa-biasa saja tetapi bisa menjadi luar biasa, dan atau mem “blow-up” layaknya “Indonesian Idol”, padahal belum tentu seseorang tersebut sudah teruji memiliki kredibilitas dan integritas serta prestasi nyata, yang mampu membawa perubahan bagi bangsa dan negeri ini menuju Indonesia yang lebih baik.

Tetapi harus diakui bahwa desain marketing itu mampu menghipnotis jutaan rakyat Indonesia, ditambah lagi dengan relawan yang terlatih dan terorganisir termasuk media massa dan media sosial sehingga benar-benar rakyat termakan dengan segala macam daya upaya trik-trik tersebut.

Dan ternyata metode inipun masih efektif digunakan untuk melunturkan atau meredam kritikan sosial terhadap pemerintah pada saat ini, dengan menciptakan berbagai pencitraan yang seakan-akan pemerintah memiliki konsep pembangunan yang katanya pro-rakyat, ternyata tak lain hanyalah sejumlah mega proyek mercusuar yang cuman menguntungkan para kontraktor dan investor serta para mafia dagang.

Terbukti pula pada saat pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menghapus subsidi BBM sehingga berdampak kepada kenaikan harga BBM dan harga-harga lainnya yang membuat beban rakyat semakin tinggi, maka semua protes dan demontrasi penolakan kebijakan tersebut berhasil diredam dengan tanpa ada ekspos pemberitaan yang berarti, yang kemungkinan karena media sudah “dikondisikan”.

Ada yang berpandangan bahwa ini adalah hasil kerja sebuah tim “siluman” yang sengaja dibentuk secara profesional dan bertugas secara strategis untuk selalu menciptakan dan mengawal pemerintahan agar tetap aman dan terkendali, melakukan berbagai upaya walau dengan berbagai cara, untuk selalu mengakali rakyat. Dan ironisnya mungkin semua itu dibayar pakai uang negara dari pajak rakyat pula. Tiada yang tahu.

Maka perlu dan sangat penting bagi rakyat untuk selalu kritis terhadap setiap kebijakan pemerintah, yang merupakan hak rakyat dalam mengawasi dan mengendalikan jalannya pemerintahan dan pembangunan agar tetap sesuai amanat rakyat dan konstitusi yaitu demi keadilan sosial dan sebesar-besarnya kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. (NR)

https://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2015/01/XmJ-tMw77-1024x1024.jpeghttps://binabangunbangsa.com/wp-content/uploads/2015/01/XmJ-tMw77-300x300.jpegAdminBeritaevaluasi kinerja pemerintah,janji jokowi,korupsi,mafia,nur ridwan,rakyatPortal Infokom - Fakta bahwa dari 10 orang yang ditanya secara acak, ternyata kesemuanya menyatakan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintah Jokowi-JK, yang memang baru berjalan kisaran 6 bulan ini. Adapun alasannya beragam, walaupun intinya adalah rakyat sangat kecewa lantaran banyak janji-janji dari pasangan presiden dan wapres terpilih Jokowi -...Bersatu Berkarya Bersama