Sab. Nov 16th, 2019

Terkait Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Sulawesi Tenggara, KPK diminta Untuk Tindaklanjuti Segera

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – LSM Masyarakat Anti Korupsi yang disingkat MARAK kembali mendatangi KPK menuntut keseriusan lembaga anti rasuah itu untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, yang terkesan KPK tidak berani untuk memanggil dan memeriksanya. LSM MARAK kembali melakukan demo yang kesekian kalinya di depan gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu pagi, 24 Juli 2019.

Dalam surat pernyataan LSM MARAK yang dibagikan oleh Korlapnya, Aprudin, di situ disebutkan harapan MARAK kepada KPK agar laporan pengaduan masyarakat tentang adanya dugaan korupsi dan penyalahgunaan jabatan oleh Ali Mazi yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara yang kedua kalinya, untuk menjadi prioritas ditindak lanjuti dan diproses oleh KPK.

Lebih lanjut LSM MARAK berharap KPK tetap berani dan independen, tidak tebang pilih, dan tidak takut dengan segala macam intervensi yang berusaha menghambat penegakkan hukum khususnya dalam tindak pidana korupsi di negeri ini, yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Dan sesuai dengan amanat UU yang mengatur tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, peran serta masyarakat termasuk lsm dan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi bersama KPK yaitu : Mewujudkan Indonesia Yang Bersih Dari Korupsi, dan menjalankan misi yaitu : untuk Meningkatkan Efisiensi dan efektivitas penegakan hukum dan menurunkan tingkat korupsi di Indonesia melalui koordinasi, Supervisi, Monitor, Pencegahan, dan Penindakan dengan peran serta seluruh elemen bangsa demi terwujudnya clean and good governance. (Adm)