Pedoman RT/RW Siaga Pandemi Covid-19 | DKI Jakarta

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Kita harus sadari bahwa garda terdepan dalam memerangi virus corona ini adalah kita, diri kita sendiri, bukan tenaga medis. Tenaga medis adalah garda yang berdiri di bagian belakang, mereka adalah pertahanan terakhir kita. Jika kita semua gagal mencegah penularan, maka tenaga medislah yang harus bekerja keras menyelamatkan pasien, dengan resiko tinggi.

Demikian yang disampaikan Anies Baswedan kepada seluruh Ketua RT dan Ketua RW se DKI Jakarta, melalui surat onlinenya yang dilansir dari akun facebooknya.(14/04/2020)

Oleh karena itu harapannya, sebagai garda terdepan RT/RW wajib melakukan langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19 secara serempak, disiplin dan masif agar tidak menambah jumlah pasien, khususnya pasien dari kalangan yang beresiko tinggi jika terpapar.

Maka pemprov DKI Jakarta menerbitkan Pedoman RT/RW Siaga mengatasi Pandemi Covid-19 ini. Pedoman tersebut supaya dijadikan rujukan, dalam melakukan langkah-langkah pencegahan, yang diharapkannya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Anies juga mengajak kepada seluruh warga untuk disiplin menjalankan semua langkah untuk hidup sehat dan menaati semua protap perlindungan kesehatan. ‘Mari kita selamatkan semua, lindungi semua, dan perlindungan terbaik adalah mencegah penularan, bukan pengobatan”.

Anies juga mendo’akan, selamat berjuang kepada seluruh pihak, dalam menjalankan misi mulia utk melindungi saudara-saudara kita dari virus Corona. “Insya Allah, kita bisa segera melewati masa penuh tantangan ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih, terus melimpahkan perlindungan bagi kita semua”. Aamiin. Salam hangat dan salam hormat. Anies Baswedan.

Untuk Pedoman RT/RW Siaga dapat dibaca dan di unduh di bawah ini :