The Richard Lugar Lab Georgia, Laboratorium Bio Militer Berkedok Fasilitas Kesehatan Publik (Bagian II)

BC : US-FUNDED “DISINFORMATION OVERSIGHT” OF BIO WEAPONS PREVENTION PROGRAMMES IN GEORGIA

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pemerintah AS telah mengeluarkan biaya sebesar 350 juta dolar membangun laboratorium maupun penyediaan peralatan seluruh kegiatan laboratorium The Richard Lugar Lab itu. Dan patut diduga bahwa laboratorium tersebut berada dalam naungan  the National Center for Disease Control and Public Health (NCDC). Sejak 2018, pemerintah Georgia merupakan pihak yang sepenuhnya bertanggungjawan atas semua pembiayaan maupun operasionalisasi the Richard Lugar Lab maupun jaringan-jaringan yang bertautan dengan laboratorium tersebut.

The Lugar Laboratory berlokasi di dekat bandara Tbilisi International Airport. Spekulasi merebak bahwa AS nampaknya berusaha menebus kekalahannya dalam pertempuran di Suriah, dengan menyebarkan senjata-senjata biologis dan kimia, sebagai bagian integral dari rencana militer AS.

Patogen-patogen yang amat berbahaya tersebut juga diarahkan kepada Rusia maupun Turki. Dan AS memang pernah melakukan hal yang sama 12 tahun yang lalu.

Beberapa organisasi yang berada di bawah naungan militer AS seperti  MARFOREUR, USAMRIID, ClinicalRM, WRAIR, dan DTRA, ditengarai telah membantu persiapan hal-hal yang dilakukan the Lugar Lab. Untuk melakukan eksperimen yang mana anak-anak pun dijadikan kelinci percobaan. Tanpa si korban tahu apa yang sesungguhnya terjadi.

Adapun pasokan bantuan dari beberapa organ riset dan laboratorium yang berada dalam kendali militer AS tersebut, tidak secara langsung dikirim kepada instansi-instansi kesehatan di Georgia. Melainkan melalui TMC Global Professional Services.

Kantor TMC Global Professional Services punya kantor yang tersebar di sembilan negara yang membentang dari Eropa Timur hingga Asia Tengah. Di Amerika juga ada di New Mexico dan Virginia.

Tugas pokoknya adalah sebagai kontraktor pertahanan pemerintah AS khususnya bagi program-program yang ditangani oleh Defense Threat Reduction Agency (DTRA). Salah satu proyek berskala internasional yang ditanganinya adalah the Chernobyl Nuclear Power Plant site (CHNPP).

Silverman yang rupanya pernah bekerja untuk International Crisis Group dan pemerintah Prancis, untuk meninjau jejaring para peneliti/ilmuwan di Laboratorium Richar Lugar ini, akhirnya mendapati bahwa antara the Lugar Lab dan mitra-mitra kerjanya terkait dengan proyek penelitian di laboratorium itu, nampaknya ada kaitan dengan pusat-pusat saintifik di AS dan Eropa.

Para peneliti profesional yang berkecakapan tinggi yang bekerja pada TMC di Georgia, berhenti bekerja di Lab tersebut, dan mendirikan Sigma. Salah satu pentolannya adalah Richard Mah, yang pernah bekerja di Los Alamos.

Pemerintah AS memang secara intensif mengembangkan Senjata biologis, sebagai bagian dari senjata non-konvensional. Pada bagian 817 dari Patriot Act, pemeritnah AS mendapat hak kekebalan agar tidak terkenal sanksi hukum terkait pelanggaran hukum di bidang senjata biologis seperti  tercantum dalam the 1972 Biological Weapons Treaty.

Nampaknya semua kegiatan tersebut juga melibatkan beberapa funding internasional, kementerian luar negeri dan kementerian kesehatan AS, kementerian kesehatan, sebuah perusahaan farmasi Big Pharma, dan beberapa organisasi mitra termasuk beberapa perguruan tinggi Amerika, dan the Center for Disease Control in Atlanta Georgia. (Adm)

Sumber : https://theglobal-review.com/the-richard-lugar-lab-georgia-laboratorium-bio-militer-berkedok-fasilitas-kesehatan-publik-bagian-ii/