Sukses Hingga Puncak ASN, Dr. Dadang Solihin ini Sekarang Berkantor di Lemhannas

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pensiun pada kedinasan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak berarti menghentikan pengabdian kepada negara. Hal ini pun yang kini dijalani Mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata Dadang Solihin.

Pasca selesai periode dinas sebagai ASN pada awal Desember 2021 lalu, Dadang Solihin kini berkiprah sebagai Tenaga Profesional (Taprof) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terhitung sejak pekan kedua Januari 2022.

“Status ASN boleh berakhir di eselon 1 yang alhamdulillah sukses dengan memasuki masa pensiun secara penuh. Tapi, pengabdian jangan berhenti dong,” ujar Dadang saat ditemui di kantor barunya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (14/1/2022).

Penempatan Dadang Solihin di Lemhannas tentu bukan tanpa alasan. Sosok yang juga merupakan Dewan Penasihat di BINA BANGUN BANGSA, dan mantan Direktur EKPD (Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah) di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini diketahui sebagai peserta terbaik Program Pendidikan Reguler Lemhannas Angkatan 49 tahun 2013.

Baca Juga :   Gubernur Lampung Bidik Peluang Kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta

“Saat itu saya lulus dengan pujian dan dapat penghargaan Wibawa Seroja Nugraha,” katanya.

Dewan penasihat Koperasi UMKM Indonesia (Komindo) Sejahtera ini mengungkapkan rasa syukurnya lantaran masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk mengabdi bagi bangsa ini. Terlebih, ia kini dipercaya secara resmi mendedikasikan diri di Lemhannas.

“Ini anugerah dan nikmat Alloh Swt karena masih diberikan kesehatan, alhamdulillah secara fisik saya masih prima dan Insya Alloh akan mendedikasikan pengabdian saya untuk bangsa tercinta ini,” tegasnya.

Terkait dengan peran Lemhannas, Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) DKI Jakarta ini mengungkapkan bahwa Lemhannas dengan sesanti Tanhana Dharmma Mangrva memiliki Visi ‘Menjadi Lembaga yang Berkualitas, Kredibel, dan Berkelas Dunia (World Class Institution) dalam Bidang Ketahanan Nasional’.

Baca Juga :   Menilik Potensi Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

Adapun, kata Dadang, misi Lemhannas ada tiga, yaitu pertama, mewujudkan kader pimpinan tingkat nasional yang berdaya saing, berkarakter kebangsaan, demokratis, dan mampu berperan dalam pergaulan dunia internasional melalui pendidikan.

“Kedua, memberikan masukan kepada pemerintah dalam pengambilan kebijakan internasional, regional, dan nasional melalui pengkajian strategis,” ucapnya.

“Dan ketiga, mewujudkan komponen bangsa yang berkarakter kebangsaan sesuai empat konsensus dasar bangsa melalui pemantapan nilai-nilai kebangsaan,” sambungnya

Dadang menjelaskan, Alumni Lemhannas adalah orang pilihan yang memiliki watak pejuang dan berwawasan kebangsaan yang tentu tidak diragukan lagi kesetiannnya kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggat ika.

Dalam diri para Alumni, lanjutnya, ada kepedulian dan kemampuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, di manapun mereka berada dan bertugas.

Baca Juga :   Gubernur Lampung Bidik Peluang Kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta

“Pun juga di lingkungan atau komunitas apapun, tidak mudah luntur idealisme kebangsaan dan kenegarawanannya. Para Alumni, baik perseorangan maupun dalam kelompok organisasi memiliki naluri untuk memberikan yang terbaik yang dimiliki,” imbuhnya

“Di dalam diri para Alumni bersemayam naluri katalis kebaikan dan kemajuan. Bahwa para Alumni Lemhannas di manapun dan di lingkungan apapun, dapat merangsang, mendorong, dan memotivasi lingkungannya untuk mempersatukan, merukunkan dan mendamaikan masyarakat,” tandasnya.

Di dalam diri para Alumni bersemayam naluri katalis kebaikan dan kemajuan. Bahwa para Alumni Lemhannas di manapun dan di lingkungan apapun, dapat merangsang, mendorong, dan memotivasi lingkungannya untuk mempersatukan, merukunkan dan mendamaikan masyarakat.

– Dadang Solihin, Lemhannas RI –

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Ada yang bisa kami bantu ?..