Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN) dari Pemerintah C.q. Kementerian Pertanian diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) / Gapoktan / UPJA yang terdaftar di SIMLUHTAN. Pengajuan dilakukan melalui proposal yang diserahkan ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, lalu diverifikasi berdasarkan kebutuhan dan kinerja kelompok.
Berikut langkah-langkah mendapatkan bantuan Alsintan:
Kriteria Penerima (Calon Petani Calon Lokasi – CPCL)
- Kelompok Tani (Poktan) / Gapoktan / UPJA / Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang aktif dan terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN).
- Memiliki lahan pertanian dan terorganisir dengan baik.
- Bersedia mengelola, merawat, dan memanfaatkan Alsintan sesuai kapasitas untuk meningkatkan produksi.
- Tidak diperbolehkan menjual atau memindahtangankan alat bantuan.
Prosedur Pengajuan
- Pembuatan Proposal: Buat proposal permohonan bantuan Alsintan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota.
- Isi Proposal: Proposal berisi latar belakang, kebutuhan alat, nama anggota kelompok, dan luas lahan (CPCL).
- Penyerahan Proposal: Serahkan proposal langsung ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota setempat atau melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di kecamatan.
- Verifikasi: Petugas Dinas Pertanian akan melakukan pengecekan berkas dan survei lokasi (verifikasi lapangan) untuk memastikan kelayakan kelompok.
- Penetapan SK: Jika lolos verifikasi, Dinas Pertanian akan menerbitkan SK Penetapan CPCL dan bantuan akan diproses.
Jenis Alat yang Umum Diberikan
- Traktor roda dua (Hand Tractor) dan roda empat.
- Pompa air.
- Alat pemanen (Combine Harvester).
- Mesin tanam (Rice Transplanter).
Info Lebih Lanjut
Untuk info lebih lanjut segera hubungi Pengurus Daerah BINA BANGUN BANGSA atau Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di daerah/desa Anda untuk pendampingan pengajuan proposal.

Dr. Mulyadin Malik Tandagimpu Resmi Nahkodai BMA Sulawesi Tengah 2026–2031, Perkuat Sinergi Adat dan Pembangunan Daerah
Dr. Mulyadin Malik Tandagimpu, M.Si., CIGS Resmi Pimpin Badan Musyawarah Adat Provinsi Sulawesi Tengah, Masa Bhakti 2026-2031
Wakapolri Lantik Pengurus PP KBPP Polri 2026–2031, Dr. Mulyadin Malik Pimpin Departemen ESDM dan Ketahanan Pangan