Pergantian Menteri Koperasi oleh Presiden Prabowo Subianto, dari Budi Arie Setiadi ke Ferry Juliantono, membuka peluang baru bagi penguatan koperasi nasional. Namun, satu kursi strategis yang belum terisi—Wakil Menteri Koperasi—membuat sorotan tertuju pada sosok yang mampu menjembatani inovasi koperasi dengan kebutuhan ekonomi lokal.
Dalam konteks itu, Ir. Sharmila, M.Si., Ketua Umum INKOWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), muncul sebagai figur perempuan inspiratif. Kiprahnya tidak hanya terbatas pada kepemimpinan organisasi, tetapi juga mencakup pengalaman di BUMN strategis seperti PT Sarinah dan PT Aerowisata, serta aktif di KADIN, membuktikan kapasitasnya mengelola organisasi besar dan memahami dinamika bisnis modern.
Koperasi Go Digital, Go Warung, Go Ekspor
Sharmila dikenal lewat gagasan transformasi koperasi melalui program “Koperasi Go Digital, Go Warung, Go Ekspor”. Menurutnya, koperasi tidak boleh stagnan, tetapi harus berani memasuki pasar global dan memanfaatkan teknologi digital. Ia menegaskan:
“Koperasi perempuan menjadi salah satu solusi untuk memulihkan perekonomian bangsa. … Nanti koperasi akan membuatkan sistem yang lebih baik mulai dari permodalan, pemasaran digital, hingga legalitasnya.”
Lebih jauh, gagasan Sharmila sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menekankan bahwa koperasi desa bisa menjadi basis ekonomi kerakyatan yang inklusif, dimulai dari tingkat desa hingga lokal. Peran koperasi dan perempuan, menurut Sharmila, bisa menjadi motor penggerak di desa hingga daerah dan kota sehingga program Koperasi Merah Putih benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat secara nasional.
Representasi Perempuan dan Jejaring Internasional
Kehadiran Sharmila juga memiliki makna sosial-politik. Sebagai perempuan yang aktif di organisasi nasional dan jaringan internasional, ia menjadi representasi kuat suara perempuan Indonesia. Kiprahnya diakui secara global dengan terpilih sebagai Life Member di The International Council of Women (ICW), mengangkat nama Indonesia di forum dunia.
Lima Alasan Mengapa Sharmila Layak Dipertimbangkan
- Pemimpin organisasi nasional dengan basis jutaan anggota perempuan.
- Inovator transformasi koperasi digital dan ekspor.
- Dukungan nyata terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
- Representasi perempuan sekaligus penyeimbang politik di kabinet.
- Pengakuan internasional yang memperkuat citra Indonesia.
Dengan pengalaman, gagasan, dan jejaring luas yang dimilikinya, Ir. Sharmila, M.Si. adalah figur perempuan yang relevan untuk mendampingi Menteri Koperasi. Kehadirannya berpotensi memperkuat koperasi sebagai sokoguru ekonomi rakyat sekaligus menjadi simbol bahwa perempuan Indonesia bisa memimpin transformasi ekonomi di tingkat nasional maupun desa. (Red)
Kerja Sama Strategis JAMC – BINA BANGUN BANGSA dalam Meningkatkan PAD melalui Pemanfaatan Aset Daerah
Ekonomi Kreatif Berbasis Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
DPN BINA BANGUN BANGSA Siap Kolaborasi Strategis dengan Menteri HAM RI untuk Gerakan Nasional HAM 2026/2027