Ming. Des 7th, 2025

DPN BINA BANGUN BANGSA DUKUNG INOVASI BOBIBOS BBM BERBASIS NABATI MENUJU  KEDAULATAN ENERGI

Jonggol, BINA BANGUN BANGSA — Dewan Pimpinan Nasional Organisasi BINA BANGUN BANGSA (BBB) melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Pusat BOBIBOS di Gedung Bumi Sultan, Jonggol, Kabupaten Bogor. Rombongan dipimpin Ketua Umum, Nur Ridwan, didampingi Wakil Sekjen, Udi Sukrama, Korda DKI Jakarta, Dami Nursal, dan Wakil Bendahara, Hj. Andi Ayu Sukma. (17/11/2025)

Kunjungan tanpa janji terlebih dahulu ini dengan maksud untuk bertemu langsung dengan Penemu BOBIBOS, M. Ikhlas Thamrin, yang ternyata diterima langsung dengan terbuka. Ikhlas pun membuka pandangan strategis mengenai visi – misi besarnya melakukan berbagai riset dan inovasi energi alternatif terbarukan dalam mewujukan kedaulatan energi nasional.

Sejak di luncurkan BOBIBOS fenomenal dikenal luas oleh publik melalui media sosial. Sebagai produk bahan bakar cair (bensin) berbasis nabati (natural) yang diolah dari bahan organik, termasuk limbah pertanian, produk inovasi ini disebut memiliki angka oktan tinggi (setara RON 98), dengan biaya produksi lebih rendah dan harga yang lebih terjangkau dibanding BBM sekelasnya. Meski begitu, produk ini masih dalam tahap pengujian resmi oleh Kementerian ESDM, sehingga butuh fasilitasi negara, dukungan riset lanjutan, serta kebijakan pengembangan agar dapat diproduksi massal sebagai karya anak bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Harga BBM dan Tata Kelola Energi: Mengapa Indonesia Merugi, Malaysia Justru Untung

Riset dan pengembangan BOBIBOS juga tidak terlepas dari peran Drs. H. Mulyadi, MMA., Anggota DPR RI Komisi XI Periode 2024–2029, yang sekaligus sebagai Direktur Utama PT Sultan Sinergi Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam mendorong BOBIBOS masuk ke tahap pengujian formal dan memperkuat posisi inovasi energi nasional di tingkat kelembagaan.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum BBB menegaskan dukungan penuh organisasi terhadap BOBIBOS, sekaligus menyampaikan komitmen strategis yang lebih konkret untuk kerja sama:

“BINA BANGUN BANGSA sangat mendukung pembangunan dan inovasi di berbagai bidang, contoh nyata BOBIBOS ini. Dan sekaligus mendorong pemerintah agar dapat memfasilitasi proses pengujian dan pengembangan teknologi BOBIBOS ini. Kemandirian energi dan ekonomi nasional tidak boleh hanya menjadi wacana. Ini harus didorong menjadi kebijakan dan aksi nyata yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Nur Ridwan.

Baca Juga :  Tiga Kriteria Mendapatkan Izin Ekspor Batubara

DPN BBB menilai bahwa inovasi energi berbasis nabati seperti BOBIBOS sangat dibutuhkan Rakyat untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka produktifitas dan peluang nilai tambah bagi sektor pertanian.

“BINA BANGUN BANGSA siap bekerja sama dalam penjualan dan pemasaran BOBIBOS. Mengingat jaringan perwakilan dan UMKM BBB yang sudah tembus lebih dari 100 ribu anggota di seluruh Indonesia. Produk BOBIBOS memiliki peluang percepatan yang sangat besar, karena ditunggu masyarakat. Kemandirian energi memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan dan kedaulatan ekonomi nasional,” tambah Nur Ridwan.

Di kesempatan ini pun, Ikhlas Thamrin menjelaskan bahwa BOBIBOS hanyalah satu dari sekian banyak produk hasil riset dan inovasi yang ia kembangkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ia menekankan bahwa visi besar pengembangannya adalah membangun kemandirian mulai dari titik paling dasar: keluarga.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Bahas Energi Nasional

Menurut Ikhlas, kedaulatan rakyat berawal dari kedaulatan keluarga—ketika rumah tangga mampu memenuhi sebagian kebutuhan energi dan produk dasar secara mandiri, maka bangsa memiliki pondasi kemandirian ekonomi yang kuat. Karena itulah ia terus mengembangkan berbagai produk turunan berbasis natural yang aman, terjangkau, dan dapat diproduksi di dalam negeri.

M. Ikhlas pun menyampaikan apresiasi atas dukungan strategis BBB dan menegaskan bahwa sinergi dengan masyarakat serta pemangku kebijakan merupakan fondasi penting agar BOBIBOS dan berbagai produk natural base yang lainnya dapat berkembang menjadi produk nasional yang siap memasuki pasar domestik maupun global.

Dari perspektif pembangunan, pertemuan ini menunjukkan sinergitas positif: inovasi mulai terhubung dengan agenda besar nasional. Upaya menuju kemandirian ekonomi selalu berdiri di atas tiga pilar—riset, kebijakan dan regulasi), serta dukungan publik—dan momentum ini memperlihatkan bahwa ketiga unsur tersebut mulai bergerak dalam satu garis yang sama. (Red)