PALU – BINABANGUNBANGSA.Com – Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si., CIGS, hadir mewakili Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto dalam Pembukaan Temu Raya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke-II se-Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025–2030, di Jodjokodi Convention Center (JCC) Palu, 7–8 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Menteri Desa PDT RI, Yandri Susanto dibacakan oleh Dr. Mulyadin Malik menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota BPD se-Sulawesi Tengah yang hadir dengan semangat kebersamaan.
“Atas nama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa kepada PABPDSI Provinsi Sulawesi Tengah atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai upaya bersama dalam peningkatan kapasitas anggota BPD, penguatan kelembagaan, dan kemampuan berdesa. Mari sama-sama terus amanah, berkoordinasi, dan bersinergi untuk kesejahteraan bersama,” ujar Dr. Mulyadin Malik membacakan sambutan Menteri.
Penguatan Kapasitas dan Tata Kelola Desa
Mendes PDT menekankan bahwa fokus pembangunan desa saat ini tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. BPD diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyerap aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan, serta menyusun peraturan desa yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Dr. Mulyadin Malik juga menyoroti sinergi antara pembangunan desa dengan agenda nasional, termasuk percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan kemandirian pangan di desa.
Harapan untuk PABPDSI Sulteng
Pelantikan pengurus PABPDSI Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025–2030 diharapkan menjadi momentum kebangkitan organisasi. Menteri, melalui Dr. Mulyadin Malik, mengajak seluruh pengurus baru untuk berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam mendorong inovasi desa yang berkelanjutan.
“Desa adalah fondasi bangsa. Jika desa kuat, Indonesia akan berdiri kokoh. Mari kita kawal bersama visi pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pesannya.

Dari Desa untuk Indonesia
Acara yang dihadiri ribuan anggota BPD dari seluruh wilayah Sulawesi Tengah ini juga diwarnai diskusi tematik, pelatihan, dan pertukaran pengalaman antar-BPD. Tema besar yang diangkat menegaskan pentingnya soliditas, sinergi, dan inovasi dalam mewujudkan desa yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Disclaimer: Berita ini diolah dari Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal – Kemendesa PDT RI dan berbagai sumber resmi yang disajikan dengan memperhatikan kode etik jurnalistik yang profesional dan akuntabel.
Kehilangan Indonesia
DPN Bina Bangun Bangsa Surati Presiden, Minta Atensi Perlindungan Tanah Adat Tomakaka Balutan
DPN BINA BANGUN BANGSA DUKUNG INOVASI BOBIBOS BBM BERBASIS NABATI MENUJU KEDAULATAN ENERGI