![]()
Bagi Anda yang belum pernah mengetahui tanaman kayu putih tentu akan penasaran dengan ciri-cirinya. Untuk ciri-ciri tanaman kayu putih bisa dilihat di bawah ini.
Batang
Batang tanaman kayu putih memiliki tinggi 10 m hingga 20 m dengan kulit batangnya yang berlapis-lapis. Batangnya memiliki warna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tak beraturan. Batang pohon tidak terlalu besar namun memiliki percabangan yang menggantung ke bawah.
Daun
Daun tanaman kayu putih tunggal dengan memiliki bentuk kecil agak tebal seperti kulit, tangkai daun pendek dan memliki letak berseling.
Helai daun tanaman kayu putih berbentuk jorong atau lanset dengan memiliki panjang anatara 4.5 cm hingga 15 cm dengan lebar 0.75 cm hingga 4 cm.
Bagian ujung dan pangkal daun runcing dengan memiliki tepi yang rata serta tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut dengan memiliki warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan. Jika daun diremas atau dimemarkan akan berbau minyak kayu putih.
Bunga
Perbunggan tanaman kayu putih majemuk berbentuk bulir dengan bunga yang berbentuk lonceng, daun mahkota dengan warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan dan keluar dari ujung percambahan.
Buah
Buah tanaman kayu putih dikenal dengan nama gelam dan selalu berpasangan dengan jongrahap.
Panen Tanaman Kayu Putih
Kayu putih mulai bisa dipanen rata-rata 4 tahun setelah tanam. Setelah itu, panen bisa dilakukan setiap 9 bulan sekali. Setiap pohon rata-rata bisa menghasilkan 1 kilogram daun (dan ranting) yang bisa disuling, maka setiap hektare akan menghasilkan 15 ton per panen.
Jika rendemen minyak minimum 0,7%, akan diperoleh minyak sebesar 105 kilogram minyak.(Tribunjambi.com /Suci)
Lembaga Bina Bangun Bangsa Dorong Penataan Kawasan Danau Sunter Jakarta Utara
Dr. Mulyadin Malik Dorong Penguatan Regulasi Kebudayaan Sulawesi Tengah dalam FGD PAPPRI Sulteng
Maklumat 6 Mei 1950 Kembali Digaungkan, Penguatan Memori Sejarah Kota Palu Integrasi ke NKRI