Ming. Jun 14th, 2026

JakFest 2026 Disambut Antusias Warga, Ribuan Pengunjung Ramaikan Lapangan Banteng

Jakarta, 14 Juni 2026 – Jakarta Festival (JakFest) 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Peradaban Bangsa (RPB) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Berbagai kegiatan yang dihadirkan berhasil menarik perhatian warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, komunitas, keluarga, hingga pelaku UMKM.

Sejak pagi hingga malam hari, kawasan Lapangan Banteng dipadati pengunjung yang menikmati beragam aktivitas, mulai dari pertunjukan seni budaya, parade dan atraksi komunitas, permainan tradisional, hiburan keluarga, bazar UMKM, hingga pertunjukan malam yang berlangsung di area air mancur ikonik Lapangan Banteng.

Suasana festival yang hidup dan dinamis terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Area pertunjukan, kawasan UMKM, serta titik-titik aktivitas komunitas dipenuhi pengunjung yang datang untuk menikmati rangkaian acara sekaligus mendukung produk dan kreativitas lokal.

Baca Juga :  Plafon KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi 100 Juta, Cara dan Syarat Pengajuannya

Ketua Panitia JakFest menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“JakFest hadir sebagai ruang kolaborasi masyarakat. Kami bersyukur melihat antusiasme warga yang begitu besar untuk menikmati kegiatan bersama keluarga, komunitas, dan pelaku UMKM. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan festival ini.

“Selain menghadirkan hiburan rakyat, JakFest juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Puluhan tenant dan pelaku UMKM memanfaatkan momentum festival untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Sejumlah pelaku usaha mengaku mendapatkan respons positif dari pengunjung yang terus berdatangan sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Meski pada hari pertama sempat terdapat dinamika situasi di sekitar Jakarta yang memengaruhi mobilitas sebagian masyarakat, kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme pengunjung untuk hadir dan mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia. Memasuki sesi sore hingga malam hari, jumlah pengunjung terus meningkat dan menciptakan suasana festival yang ramai, tertib, dan kondusif.

Baca Juga :  60 Tahun BKKKS DKI: Dari Jejak Pengabdian dan Harapan

Berbagai pertunjukan yang disajikan, termasuk penampilan seni, hiburan musik, permainan interaktif, serta atraksi komunitas, berhasil menjadi magnet bagi masyarakat. Area air mancur Lapangan Banteng bahkan dipadati warga yang menikmati pertunjukan malam bersama keluarga dan kerabat.

RPB menegaskan bahwa JakFest merupakan inisiatif masyarakat yang bertujuan menghadirkan ruang publik yang produktif, inklusif, dan bermanfaat bagi warga Jakarta. Festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wahana penguatan ekonomi rakyat, kreativitas komunitas, serta interaksi sosial yang sehat di ruang publik.

Panitia juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aparat keamanan, pengelola kawasan Lapangan Banteng, relawan, komunitas, media massa, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan dengan aman dan lancar.

Baca Juga :  Respon Pemkot Palu Terhadap Pelestarian Pohon Kayu Eboni

JakFest 2026 menjadi bukti bahwa ruang publik yang dikelola dengan baik mampu menjadi tempat bertemunya berbagai elemen masyarakat untuk berinteraksi, berkarya, berbudaya, dan menggerakkan ekonomi rakyat. Semangat kolaborasi inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari pembangunan Jakarta yang lebih inklusif dan berdaya saing.

“JakFest bukan sekadar festival, tetapi ruang perjumpaan masyarakat untuk membangun optimisme, kreativitas, dan kebersamaan dalam kehidupan perkotaan.

Disclaimer Redaksi:Artikel ini disusun berdasarkan informasi, dokumentasi kegiatan, dan keterangan penyelenggara yang tersedia pada saat publikasi. Data jumlah pengunjung, transaksi, maupun dampak ekonomi masih menunggu rekapitulasi resmi dari panitia penyelenggara. Pendapat dan pernyataan narasumber menjadi tanggung jawab masing-masing pihak. (***)

Tinggalkan Balasan