Tim Khusus Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Papua

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Sekjen Demokrat, Teuku Riefky Harsya menerima kedatangan BINA BANGUN BANGSA, Forum Doktor Muda Indonesia (FDMI), Forum Aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (Fam D’Jak) langsung di ruangan kantornya DPP Partai Demokrat, jalan Proklamasi No. 41, Jakarta Pusat.

Adapun maksud kedatangannya kali ini, Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan bersama Ketua Umum FDMI, Dr. Jaswadi, dan M. Ahsany (Fam D’Jak) ke Partai berlambang Mercy itu adalah selain menyambung silaturrahim juga ingin melanjutkan kerja sama dengan Partai Demokrat yang saat ini dinahkodai oleh Agus Harimurti Yudhoyono, karena sebelumnya telah menjalin kerja sama sejak tahun 2009 pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua umum partai Demokrat.

Fokus kerja sama saat ini terkait dengan rencana program dan kegiatan dalam rangka percepatan pembangunan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua di Provinsi Papua, yang saat ini masih di bawah Kepala Daerah, Lukas Enembe, Gubernur Papua, kader dari Partai Demokrat, untuk periode kedua kalinya, 2018-2023.

BINA BANGUN BANGSA menyampaikan ide dan gagasannya tentang konsep percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat untuk menggerakkan perekonomian lokal berbasis potensi sumber daya alam dan produk unggulan daerah/desa atau kampungnya, demi meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua pada khususnya, sesuai dengan amanat Keppres No. 20 Tahun 2020 dan Inpres No. 9 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Sekjen Demokrat, Teuku Riefky Harsya menyambut gembira dan sangat mengapresiasi ide dan gagasan kerja sama ini, serta mendukung dan siap akan menindaklanjutinya, bahkan akan segera merekomendasikan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe dengan Staf Khususnya, M. Rifai Darus agar segera saja membentuk Tim Koordinasi percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Provinsi Papua, untuk langsung implementasikan program dan kegiatan dalam karya nyata yang langsung bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Papua dalam rangka pemulihan ekonomi, yang memang saat ini sangat memprihatinkan karena terkena dampak Pandemi Covid-19 yang melanda negeri dan dunia saat ini.(***)