Plafon KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi 100 Juta, Cara dan Syarat Pengajuannya

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pemerintah menetapkan kenaikan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan dari sebelumnya Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta. Keputusan ini diikuti dengan perpanjangan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR tersebut akan berlangsung selama enam bulan, yakni mulai dari 1 Juli 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

“Pemerintah juga menyediakan anggaran sebesar Rp 4,39 triliun rupiah untuk perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR selama jangka waktu tersebut,” ujar Airlangga.

Menko Airlangga menyebut, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 4,39 triliun untuk perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR selama jangka waktu tersebut. Adanya tambahan ini membuat total kebutuhan anggaran tambahan subsidi bunga KUR tahun 2021 menjadi Rp 7,84 triliun rupiah.

“Peningkatan plafon tersebut merupakan respons atas antusiasme pelaku UMKM yang tinggi terhadap kehadiran KUR dengan suku bunga rendah dan juga harapan pemulihan usaha UMKM di tengah pandemi ini,” lanjutnya.

Keputusan pemerintah ini pun dinilai positif untuk mendorong perekonomian nasional lebih bergeliat.

“Kebijakan ini sangat ditunggu oleh para pelaku UMKM yang mana saat ini perlu perhatian dan bantuan Pemerintah agar para pelaku UMKM kembali hidup dan semangat untuk meningkatkan produktivitasnya kembali setelah dihantam pandemik covid19 ini,” ujar Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan, Senin (30/8).

Seperti diketahui bahwa UMKM merupakan salah satu penyumbang PDB yang besar dalam pertumbuhan ekonomi negara, sehingga kebijakan Pemerintah untuk memberikan stimulus keuangan sektor UMKM dianggap dapat mempercepat pemulihan ekonomi dampak pandemi.

Cara dan Syarat Pengajuan KUR BRI 2021

Simak cara dan syarat pengajuan kredit usaha rakyat (KUR) BRI. Plafon pinjaman KUR BRI kini semakin besar. Disisi lain, bunga pinjaman KUR BRI tetap kecil.

Kredit usaha rakyat atau KUR merupakan kredit yang mendapatkan fasilitas subsisi dari pemerintah. Sejumlah bank menjadi agen penyalur KUR, salah satunya BRI.

Pemerintah telah memperbesar plafon kredit KUR BRI tanpa jaminan atau agunan untuk pinjaman sampai Rp 100 juta dengan subsidi bunga sampai 3 persen. Sebelum penambahan plafon, KUR BRI tanpa agunan maksimal yakni sebesar Rp 50 juta untuk sekali pinjaman.

Para pemilik UMKM bisa mengajukan pinjaman BRI KUR tanpa agunan via layanan digital atau bisa diajukan secara online (KUR BRI online). Syarat pengajuan KUR BRI secara online ini pun mudah dipenuhi.

Pemerintah memutuskan untuk menambah plafon kredit KUR 2021 untuk semua bank BUMN dari Rp 253 triliun menjadi Rp 285 triliun. Dengan plafon KUR yang bertambah, kuota KUR lembaga penyalur juga meningkat, termasuk KUR BRI atau BRI KUR.

Fasilitas KUR BRI ini memiliki jangka waktu pinjaman yang fleksibel yakni antara 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan. Fasilitas KUR BRI 2021 ini juga bebas biaya administrasi dan provisi. Selain itu, suku bunga yang diterapkan BRI KUR cukup ringan yakni 6 persen per tahun.

Cara dan syarat pengajuan KUR BRI secara online 2021

Tertarik untuk mengajukan KUR BRI? Berikut cara pengajuan dan syarat KUR BRI

Untuk persyaratan KUR BRI 2021 antara lain:

  • Individu (perorangan) memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan
  • Menjalankan usahanya di salah satu platform e-commerce (misalnya Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya) dan/atau penyedia ride hailing (Gojek atau Grab)
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit
  • Persyaratan administrasi KUR BRI: Identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha (dapat berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau ride hailing)

Cara pengajuan KUR BRI online:

  • Buka laman kur.bri.co.id
  • Pilih “Ajukan Pinjaman”
  • Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun. Namun, jika belum memiliki akun di laman tersebut bisa memilih ” Daftar”.
  • Baca pernyataan yang diberikan oleh BRI dan klik “Setuju”
  • Isi formulir pengajuan yang diberikan oleh BRI secara online seperti tentang profil calon nasabah, profil usaha, unggah dokumen, dan data pengajuan.

(Artikel di atas telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mau Ajukan KUR BRI? Simak Persyaratan dan Bunganya”)

Itulah cara dan syarat pengajuan KUR BRI secara online.

Semoga Anda berhasil mendapatkan pinjaman KUR BRI dan mengembangkan bisnisnya. (***)