Palu, 10 Juli 2025 – Sebuah diskusi awal untuk pembentukan Komunitas RAkyat JAga WAna Lestari atau disingkat Rajawali telah digelar atas inisiasi Dzaar M. Ali , bersama H. Sofyan Farid Lembah, SH.,MH Ketua Ombudsman Sulawesi Tengah periode 2012-2022.
Diskusi yang berlangsung hangat ini membahas visi dan misi Komunitas Rajawali sebagai gerakan kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam, hutan, lingkungan, dan sumber daya alam secara berkesinambungan. Dalam paparannya, M. DZar menyampaikan bahwa Rajawali diharapkan menjadi wadah solidaritas, edukasi, dan aksi nyata di lapangan, bukan hanya wacana.
“Rajawali lahir dari keprihatinan atas kerusakan alam, hutan dan lingkungan di Sulawesi Tengah serta berbagai wilayah lainnya. Komunitas ini akan membangun kesadaran dan partisipasi rakyat untuk menjaga wana (hutan) agar lestari dan berkeadilan,” ujar M. DZar.

Selaras dengan itu, H. Sofyan Farid Lembah, SH. menegaskan pentingnya visi Rajawali yang mengintegrasikan nilai hukum, budaya lokal, dan pemberdayaan rakyat. Ia menekankan bahwa Rajawali akan menjadi gerakan yang menjembatani berbagai kepentingan dan menumbuhkan optimisme di tengah tantangan krisis lingkungan dan krisis dunia saat ini.
“Kita memerlukan langkah konkret dan terorganisir. Rajawali harus mengusung misi edukasi, advokasi, dan kolaborasi lintas pihak dengan tetap menempatkan rakyat sebagai subjek utama,” tegasnya.
Visi Misi RAJAWALI
Visi Rajawali dirumuskan sebagai:
- Terwujudnya masyarakat yang mandiri dan peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan demi kesejahteraan rakyat dan kesinambungan hidup bersama.
Sementara Misi Rajawali meliputi:
- Membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam, hutan dan lingkungan.
- Mengembangkan program edukasi dan literasi serta sosialisasi tentang lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
- Mendorong advokasi kebijakan yang berkeadilan bagi rakyat dan lingkungan.
- Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk aksi nyata konservasi dan pemberdayaan masyarakat cinta alam dan lingkungannya.
Di akhir diskusi, para inisiator menyampaikan harapan agar Rajawali segera terbentuk secara resmi dengan struktur dan program kerja yang jelas. Komunitas ini diharapkan menjadi gerakan moral, sosial, dan ekologis yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah dan masa depan Indonesia. (RHT)
Kehilangan Indonesia
DPN Bina Bangun Bangsa Surati Presiden, Minta Atensi Perlindungan Tanah Adat Tomakaka Balutan
DPN BINA BANGUN BANGSA DUKUNG INOVASI BOBIBOS BBM BERBASIS NABATI MENUJU KEDAULATAN ENERGI